No Image Available

Tirani Meritokrasi dan Gerakan Murka Demokrasi – Telaah Filosofis dan Relevansi Pemikiran Michael Sandel

 Pengarang: Petrus Tan  Penerbitan: Gerejawi  Terbit: 2026  Halaman: 300  Bahasa: Indonesia More Details
 Sinopsis:

Buku ini adalah sebuah upaya filosofis untuk memahami akar moral di balik gerakan murka dalam demokrasi atau yang disebut populisme kanan. Berbeda dari analisis ekonomi-politik dan ilmu sosial lainnya, buku ini memotret gerakan populis dan kemarahan publik sebagai reaksi terhadap tirani meritokrasi yang diinstrumentalisasi oleh elite politik untuk menjustifikasi ketimpangan sosial dan ekonomi. Penulis mengacu pada pemikiran Michael Sandel, terutama kritiknya terhadap meritokrasi, sebagai kerangka teori dalam memahami fenomena ini dari perspektif filsafat politik. Antropologi unencumbered self dari liberalisme merupakan fondasi filosofis paham meritokrasi, dengan implikasi teoretis bahwa justice reasoning bersifat soliter, prosedural, dan teknokratis.

Buku ini menawarkan konsep diri yang disebut encumbered self, yaitu diri yang tertanam dan dibentuk dalam komunitas-komunitas. Konsep diri ini membawa implikasi teoretis, yaitu bahwa penalaran keadilan memerlukan proses deliberasi, di dalamnya suara-suara kelompok tertindas, kecil, kurang berpendidikan, miskin, dan tidak bergelar diperhitungkan sebagai wacana keadilan. Oleh karena itu, buku ini menawarkan revitalisasi diskursus publik sebagai jalan keluar atas problem tirani meritokrasi. Dalam revitalisasi diskursus ini, nilai keadilan dan kehidupan yang baik diputuskan berdasarkan deliberasi publik yang melibatkan semua pihak, bukan produk keputusan elitis segelintir pemenang dan elite meritokratis.  Dengan demikian, kontribusi buku ini adalah menawarkan perspektif baru dalam membaca fenomena kemerosotan demokrasi kontemporer.

 Kembali
Scroll to Top