Apologetika di Era Digital
Pengarang: Petrus Danan Widharsana Penerbitan: Gerejawi Terbit: 2026 Halaman: 268 Bahasa: Indonesia More DetailsMasihkah iman memiliki tempat, ketika algoritma dianggap lebih meyakinkan daripada Kitab Suci dan kecerdasan buatan dinilai lebih objektif daripada ajaran Gereja? Media sosial menjadi arena perdebatan tentang agama, sementara kecerdasan buatan (AI) makin sering dijadikan rujukan untuk menentukan apa yang benar dan salah. Di tengah derasnya informasi, batas antara fakta, opini, dan kebenaran iman kerap menjadi kabur. Bagaimana seharusnya umat Katolik menanggapinya?
Buku Apologetika di Era Digital hadir untuk menjawab tantangan tersebut. Dengan memadukan penalaran rasional, refleksi teologis, Kitab Suci, Tradisi, dan ajaran Magisterium, penulis mengajak pembaca memahami serta mempertanggungjawabkan iman Katolik secara cerdas, kritis, dan bertanggung jawab. Keistimewaan buku ini terletak pada metode apologetika lima langkah: validasi, klarifikasi, distingsi, data Gereja, dan undangan. Melalui pendekatan ini, setiap keberatan didengarkan, dijernihkan, dianalisis secara kritis, diterangi ajaran Gereja, dan akhirnya dijadikan pintu masuk menuju dialog yang membangun.
Buku ini ditujukan bagi para katekis, pendidik, mahasiswa, pendamping kaum muda, dan siapa pun yang ingin memahami imannya secara lebih mendalam di tengah tantangan dunia digital. Buku ini mengingatkan bahwa kebenaran tidak ditentukan oleh popularitas. Iman tidak perlu takut menghadapi pertanyaan. Justru melalui pertanyaan yang dijawab dengan jujur dan rendah hati, iman dapat makin dewasa.
