Sinopsis:
Buku Perempuan dan Belis: Sebuah Antologi Prosa merupakan kumpulan cerita pendek yang menggambarkan realitas sosial dan budaya terkait tradisi belis atau mahar dalam adat pernikahan di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Melalui narasi yang berasal dari pengalaman langsung para perempuan NTT, buku ini menyoroti transformasi makna belis yang semula merupakan tanda penghormatan dan ikatan kasih antara dua keluarga, menjadi simbol ketimpangan gender dalam budaya patriarki yang kuat dalam masyarakat tradisional NTT. Cerita-cerita dalam buku ini mengungkap pergulatan perempuan dalam menghadapi beban budaya yang membungkam hak asasi mereka, menjadikan belis sebagai alat kontrol yang memicu subordinasi serta kekerasan berbasis gender. Buku Perempuan dan Belis: Sebuah Antologi Prosa menggunakan pendekatan naratif yang autentik dan personal, dengan menghadirkan suara perempuan sebagai subjek aktif dalam cerita, bukan sekadar objek adat. Buku ini menghubungkan aspek budaya tradisional dengan nilai kemanusiaan universal, sekaligus memperlihatkan bagaimana praktik adat dapat berubah dan berdampak secara sosial. Penulis dan editor dengan cermat menampilkan kompleksitas budaya NTT , di manayang menunjukkan belis bukan hanya perihal materi, melainkan juga tentang keadilan, penghormatan, dan perlawanan perempuan terhadap sistem yang mengekang. Dengan bahasa yang kaya dan emotif, buku ini mengajak pembaca untuk memahami problematika gender, tradisi, dan perubahan sosial.
 Kembali
Scroll to Top