No Image Available

Salib, Titik Terang di Antara Titik Patah

 Pengarang: Yohanes Sumardi, OSC  Penerbitan: Gerejawi  Terbit: 2024  Halaman: 176  Bahasa: Indonesia
 Sinopsis:

Bagi orang Kristiani, pengalaman hidup manusia pertama yang jatuh ke dalam dosa menggambarkan sebuah realitas hidup yang kadang tak terhindarkan. Namun demikian, Tuhan telah membekali setiap manusia dengan hikmat-Nya. Hikmat Tuhan ini dapat ditemukan manusia jika dirinya terbuka untuk merefleksikan hidupnya. Dengan demikian, dalam segala situasi yang ada, hidup manusia tidak akan pernah tergerus oleh kerapuhan yang dimilikinya.

Yesus, melalui Firman-Nya dalam Injil, menjadi sumber inspirasi (titik terang) tentang bagaimana manusia menemukan jalan untuk kembali pada cinta Tuhan yang tersamar oleh kerapuhan hidup yang dialaminya (titik patah). Ada banyak peristiwa hidup yang membuat manusia seakan terkulai lemas, tetapi Tuhan Yesus telah menunjukkan kasih-Nya agar manusia dapat menata kembali hidupnya. Tuhan Yesus telah menunjukkan jalan bagi manusia, yakni keberanian untuk mentransformasi hidup, di antaranya dari situasi lesu menjadi semangat, gelap menjadi terang, marah menjadi ramah, putus asa menjadi berpengharapan.

Titik terang atau makna hidup dapat ditemukan dengan cara berani melihat secara mendalam atas sebuah pengalaman. Pengalaman, yang mungkin dianggap mengecewakan, jika direfleksikan maka akan selalu ditemukan makna positifnya. Atau dengan kata lain, manusia diajak untuk menemukan kebaikan Tuhan di dalam setiap peristiwa hidup yang dianggapnya mengecewakan. Pengalaman ini menyangkut peristiwa hidup sehari-hari. Dan di dalam terang firman Tuhan, manusia diajak untuk selalu bersemangat dalam menempuh penziarahan hidupnya.


 Kembali