No Image Available

Wastu Pana: Sekolah Formasi Pendamping OMK Tahap Tahap Konfirmasi (4)

 Pengarang: Tim Penulis UPP Kaum Muda Keuskupan Agung Semarang  Penerbitan: KEP  Terbit: 2023  Halaman: 40  Bahasa: Indonesia
 Sinopsis:
Buku ini disusun oleh UPP Kaum Muda Keuskupan Agung Semarang dalam rangka mewujudkan RIKAS. Dalam RIKAS, Gereja KAS memilih untuk menyelanggarakan formasi iman dan kewargaan, yang ditempuh dengan mengembangkan sinergi demi meningkatkan mutu kehidupan dan partisipasi. Salah satu subjek utama adalah Orang Muda Katolik (OMK). Sebelumnya telah dibuat buku Kisah Tuhan Kisah Hidupku sebagai pokok-pokok pedoman formasi OMK KAS. Untuk menghidupi pokok-pokok tersebut dibutuhkan sebuah langkah gerak maju bersama, meliputi: OMK, pendamping, dan pengambil kebijakan. Untuk itu, dimunculkan gerakan “Sekolah Formasi Pendamping OMK”. Dalam kerangka utuh formasi OMK, Sekolah Formasi Pendamping OMK bertujuan: 1. Mulai mewujudkan “Gereja yang Hidup” sebagai bentara peradaban kasih melalui 5 misi dalam RIKAS 2016-2035 dalam formasi OMK. 2. Menjalankan “pembenahan institusional” untuk mendukung formasi OMK. 3. Penguatan kapabilitas formator OMK melalui sekolah formasi pendamping OMK. 4. Mendukung pastoral berbasis kevikepan dan paroki. Sekolah Formasi Pendamping OMK ini dimaksudkan sebagai Wastu Pana. Wastu berarti bangunan yang hidup dan menghidupkan (home, bukan hanya house), yang membentuk siapa saja yang bernaung di dalamnya. Pana berarti paham, mengerti dan setia hadir menjadi pengamping yang to understand, bukan to be understood. Wastu Pana dimengerti sebagai kumpulan pribadi yang membentuk kalangan berjejaring bagai “rumah yang bersuasana”, yang sungguh memahami dan mengerti OMK. Wastu Pana juga akronim dari “Wawasan Tumbuh Sapa Teruna”. Buku ini disusun sebagai materi dalam program tersebut. Tidak mengherankan jika tema-tema yang dijelaskan dan diuraikan sudah ditata sedemikian rupa (jilid 1 – 4), yang merupakan tahap-tahap pembelajaran: tahap fondasi, tahap strategi, tahap programasi, dan tahap konfirmasi.

 Kembali